Di Balik Mahalnya Janda Bolong, Apa yang Te「Online gambling Malaysia」rjadi?

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Kasino online.

DOnline gambling Malaysiai platfoOOnline gambling Malaysianline gambling Malaysiarm jOnline gambling Malaysiaual beli Shopee misalnya, tanaman dengan ciri khas daun berlubang-lubang alami ini dijual beragam, mulai harga puluhan ribu untuk bonggolnya saja dan ratusan ribu bahkan hingga jutaan rupiah untuk tanaman yang sudah berdaun.

Ekonom dari Institute Development of Economics and Financial (Indef), Bhima Yudhistira menyebut fenomena semacam ini disebut sebagai gelembung ekonomi atau bubble economy.

"Teorinya adalah gelembung ekonomi (bubble economy) di mana harga aset menyimpang jauh dari nilai intrisiknya," kata Bhima saat dihubungi Kompas.com, Minggu (27/9/2020).

Hal ini membuat banyak dari mereka yang mencari kegiatan baru demi mengurangi rasa penat, salah satunya adalah mendekorasi ulang ruang-ruang rumah dengan tanaman.

KOMPAS.com - Di tengah situasi pandemi saat ini, sebagian masyarakat memiliki waktu lebih banyak berada di dalam rumah, karena adanya imbauan untuk mengurangi aktivitas di luar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Salah satu jenis tanaman yang saat ini tengah menjadi tren dan dibanderol harga tinggi adalah tanaman daun jenis monstera.

Padahal sebelumnya, jenis tanaman ini tidak begitu dicari oleh masyarakat.

Apa yang sebenarnya terjadi pada fenomena pasar yang seperti ini?

Baca juga: Mengenal Apa Itu Resesi Ekonomi, Dampak, dan Penyebabnya...

Baca juga: 3 Tanaman yang Jadi Sorotan di 2019: Bajakah, Kratom, dan Porang

Jika kita ingat ke belakang, jenis tanaman yang hits dan menjadi tren adalah anturium, aglaunema, dan sebagainya.

Sempat dijual dengan harga fantastis, kini harga tanaman itu sudah mulai turun, tidak setinggi di masa puncak popularitasnya.

Bhima menjelaskan, dalam sejarahnya fenomena ini pertama kali tercatat pada 1637.

Baca juga: Soal Kabut Asap, 5 Tanaman Hias Ini Bantu Bersihkan udara